10 Tanaman Liar yang Aman Dikonsumsi

Tanaman Liar yang Aman Dikonsumsi. Penjelajahan alam di hutan dan pegunungan tentunya membutuhkan persiapan ekstra mulai dari fisik dan keperluan lain. Perilaku alam'pun juga sulit untuk diprediksi. Tersesat di hutan tentu bukan yang diinginkan oleh para pecinta alam terutama pecinta alam pemula. Pecinta alam tentu tidak asing mengenal istilah survival yaitu mempertahankan diri di alam bebas dengan sumber makanan yang tersedia di hutan.
Ada berbagai tanaman maupun buah liar di hutan. Selain Buah Liar yang Aman Dikonsumsi, ada beberapa tumbuhan liar yang bisa dimanfaatkan sebagai sumber makanan pengganti untuk bertahan hidup di hutan :

1. Cantigi

Cantigi (Vaccinium Varingiaefolium) bisa ditemukan di hampir semua gunung di Indonesia. Cantigi tumbuhan yang tahan terhadap asap belerang dan tanah kawah beracun. Cantigi biasanya tumbuh di vegetasi menjelang puncak. Tumbuhan ini dapat tumbuh di tempat tinggi dengan sedikit akses makanan dan nutrisi, kuat menghadapi cuaca dingin, menepis panas dan juga kuat dari badai.
Cantigi
Buah cantigi dapat dimakan langsung. Buah dan daun muda bisa berfungsi sebagai obat demam dan penyegar badan. 

Cantigi sering disebut pelindung para pendaki. Akarnya yang kuat mencengkeram tanah dan tebing sering menjadi tumpuan dan pegangan pendaki ketika naik maupun turun gunung. Pohonnya yang bisa mencapai tinggi 10 meter akan melindungi pendaki dari terjangan badai sekaligus menyediakan lantai yang nyaman untuk bivak.

2. Semanggi

Semanggi gunung (Hydrrocotyle sibthorpioides Lam) mudah ditemukan di dataran termasuk hutan Indonesia. Tanaman ini paling mudah dicari untuk bahan makanan. Daun dan bijinya bisa dimakan setelah dibersihkan. Kepala bunga yang kering dapat digunakan untuk menyeduh teh.
Semanggi
Tumbuhan ini memberikan banyak manfaat. Daunnya mampu menjadi penetral racun, pelancar dahak, penurun panas, anti radang, anti biotik dan mengobati bengkak.

3. Selada Air

Tumbuhan ini biasanya tumbuh di dekat jalur air. Selada air biasanya dimakan mentah untu lalapan, namun juga bisa dimasak. Rasanya memang tawar, namun cukup untuk melepas dahaga karena tumbuhan ini mengandung banyak air. Untuk mengkonsumsinya pastikan air bersih, lalu potong batang dan bilas dengan air bersih.
Selada Air
Kandungan nutrisi dalam selada air bisa memperkuat imun tubuh untuk melawan infeksi, menjaga fungsi metabolisme tubuh, menghilangkan racun dan juga antioksidan.

4. Pohpohan

Pohpohan (Pilea melastomoides) banyak ditemukan di hutan Indonesia terutama Jawa Barat. Tanaman berdaun lebar ini sering di temui di sekitar lembah. Bagian yang biasa dikonsumsi adalah daun mudanya dengan rasa yang agak pahit namun daunnya harum. Pohpohan mengandung antioksidan dan juga mineral kalsium yang sangat tinggi.
Pohpohan


5. Selaginella

Selaginella merupakan tumbuhan kelompok paku-pakuan yang tumbuh di tempat lembab atau menempel di batuan. Warna tumbuhan berdaun kecil ini adalah hijau namun fungsinya yang sebagai penentu kadar asam basa tanah, kadang daunnya bisa berwarna biru atau kemerahan. Untuk mengkonsumsi, daun harus dicuci dan potong kecil-kecil.

Selaginella
Selaginella berfungsi untuk penenang, obat demam dan juga diare.Tanaman ini mempunyai nama lokal cakar ayam, cemara kipas gunung, rumput solo (Jawa). paku rane biru (Sunda), menter (Jakarta), tai lantauan (Madura), rutu-rutu (Maluku), Rorak (Minahasa)




6. Lamb's Querte


Tanaman ini sangat bergizi dan dapat dimakan. Daunnya mirip bayam ketika dimasak dan bijinya bisa digunakan sebagai snack sehat.

Lamb's Querte


7. Stevia

Penyebaran tanaman ini banyak tumbuh di Jawa, Sumatra, NTT dan Sulawesi. Tanaman yang berasa manis seperti gula ini cocok untuk pengganti gula bagi penderita diabetes.
Stevia


8. Cattails

Cattails memiliki peran penting di alam liar sebagai sumber makanan. Cattail dikenal sebagai rumput gajah, buluh fuli atau rumput corndog. Tanaman ini bisa ditemukan di belahan bumi utara dan tumbuh di pinggiran danau maupun jenis lahan basah. Tunas muda dan akar dari tanaman ini bisa dikonsumsi.

Cattails


9. Ilalang

Ilalang (Imperata cylindrica) adalah rumput liar yang bermanfaat. Tumbuhan kering ini biasanya ada di dataran gersang. Akarnya yang berbentuk umbi bisa dimakan sebagai pengganti zat gula dalam tubuh.

Ilalang


10. Begonia

Begonia umumnya tumbuh di ketinggian 200-1.300 mdpl pada tempat teduh dan tanah lembab. Tumbuhan ini banyak tumbuh di hutan hujan tropis dan sangat mudah dijumpai. Daun dan bunganya bisa dikonsumsi sebagai pengganti acar. Untuk mengkonsumsinya, potong daun dan batang kecil-kecil dan lebih baik direbus sebelum dimakan.

Begonia
Daun Begonia berfungsi untuk bengkak luar dan peradangan untuk pemakaian luar. Untuk pemakaian dalam, umbinya bisa untuk mengobati muntah darah, menghentikan pendarahan dan cedera pukul.


Itu adalah 10 tumbuhan liar yang kadang sering kita jumpai di alam liar khususnya hutan Indonesia yang bisa dimanfaatkan untuk survival dan juga mempunyai beberapa fungsi penting untuk kesehatan.



Share :

Facebook Twitter Google+

2 Responses to "10 Tanaman Liar yang Aman Dikonsumsi"

  1. Wah..,
    Kalau di kampung saya banyak,
    Cuman belum pernah tau kalau tanaman² tersebut kaya manfaat.

    ReplyDelete
  2. Wow Subhanallah... Semua sdah Disiapkan Allah

    ReplyDelete