4 Tips Menjaga Tenda dari Ular di Alam Bebas

Alam bebas adalah lokasi yang cocok bagi petualang penggiat alam bebas untuk sekedar bersantai dan bersenang-senang. Bagi para petualang, hutan adalah tempat yang menarik namun penuh dengan potensi bahaya. Selain memperhatikan kondisi alam, fisik dan perlengkapan, bahaya yang ditimbulkan oleh hewan-hewan liar'pun kemungkinan bisa dihadapi. Ular adalah salah satu hewan liar yang berbahaya karena mempunyai racun yang mematikan.
Ular di Hutan
Kita tidak bisa memprediksi dimana dan kapan akan bertemu dengan ular. Namun jika hal itu terjadi, kita harus tau apa yang harus dilakukan agar kejadian yang lebih buruk tidak terjadi.

Menghindari ular ketika di perjalanan tak lepas dari menghindarinya ketika mendirikan tenda. Berikut adalah cara untuk mencegah dan menjaga tenda dari ular di hutan.

1. Jauhkan tenda dari rumah ular

Ular suka berdiam diri di bawah pohon-pohon tumbang. Pastikan untuk mendirikan tenda di tempat yang jelas, jauh dari kemungkinan-kemungkinan tempat tinggal ular. Aturlah tenda di daerah berumput rendah atau kerikil.

2. Periksa Tenda sebelum pendakian

Periksalah tenda sebelum pendakian, mungkin tenda memiliki lubang lain yang memungkinkan hewan melata bisa masuk. Ular suka berteduh di tempat teduh seperti di bawah tenda. Jika meninggalkan tenda, pastikan menutup zipper tenda. Setelah kembali, periksalah baguan bawah tenda untuk memastikan tidak ada penghuni baru di dalamnya. Lebih baik juga memeriksa sleeping bag.
Ular Menyelinap


3. Jauhkan Makanan dari Tenda

Jagalah logistik di wadah tertutup. Ini juga termasuk sisa makanan. Jika dibuang, buanglah di tempat yang jauh dari tenda atau tutuplah juga dengan wadah tertutup dan kedap udara. Aroma makanan bisa mengundang hewan liar datang. Ular bisa saja datang tapi bukan untuk tertarik pada makanan, namun kepada hewan lain yang menginginkan makanan itu seperti burung dan tikus. 


4. Beri bahan kimia di sekitar tenda

Bahan kimia bisa digunakan untuk menghalau ular datang atau mendekat ke tenda. Belilah bahankimia pengusir ular namun jangan membeli yang mengandung naftalena karena bisa membuat hewan lain terbunuh. Ular akan menghindari bau-bauan yang menyengat sepeti parfum, bensin, minyak tanah, maupun obat pembasmi serangga. Bau-bauan tersebut tidak ada di alam bebas dan mengganggu indra penciuman ular, jadi ular akan menghindarinya.

Hal lain yang selalu dilakukan adalah memberi garam. Beri garam di sekitar tenda untuk menjaganya dari ular. Garam memang tidak efektif namun garam dapat bereaksi dengan kulit dan jaringan, yang bisa merusak kulit ular. Ular tidak bisa hanya mencuci tubuhnya di air. Garam dalam jangka waktu lama bisa membuat ular sakit.
Baca : 12 Serangga yang Bisa Dimakan Dalam Kondisi Survival

Pikiran utama ketika bertemu hewan buas adalah 'bagaimana jika hewan tersebut menyerang'. Berikut adalah berbagai langkah yang bisa dilakukan ketika menjumpai ular di alam bebas.

1. Tetap Diam
Tetaplah tenang dan ingat bahwa tidak semua ular berbahaya dan berbisa. Yang terbaik adalah tetap berdiri diam dan menunggu ular bergerak dan pergi.  Ular tidak mendengar suara dan hanya akan menyadari gerakan di sekitarnya. 

Atau mundurlah dengan pergerakan yang lambat untuk memberikan kesempatan ular untuk pergi. Jangan pernah mengejutkan ular atau menyerangnya lebih dulu. Ular tidak pernah berniat menyerang jika tidak bergerak.

2. Jangan Mencoba Menyerang
Beberapa kasus gigitan ular terjadi karena seseorang mencoba untuk menangkap dan menjebak ular. Hal ini sering dilakukan ketika bertemu dengan ular. Jangan pernah menyerang ular dengan melempar batu, menjebak maupun menangkap ular. Ular bisa menyerang dari posisi apapun. Jika kepala ular dinaikkan, menandakan bahwa ular merasa terancam.

Salah satu cara mudah atau jalan terakhir terhindar dari ular adalah berkemahlah dengan luak. Ada rumor yang mengatakan bahwa luak tidak suka ular dan akan mengejar kemanapun ular pergi.

Selamat Berpetualang !

Share :

Facebook Twitter Google+

0 Response to "4 Tips Menjaga Tenda dari Ular di Alam Bebas"

Post a Comment